5 Taktik Investasi Terbaik Dari Para Jutawan

Salah satu buku yang paling berpengaruh dari yang saya baca disaat perjalananku menuju kemandirian finansial dan menjadi jutawan adalah “The Millionaire Next Door” yang ditulis oleh Dr. Thomas Stanley. Menurut saya pribadi, buku ini mempunyai isi yang sangat menyenangkan – sebagai calon yang sedang membangun kekayaan, karena membantah persepsi umum yang biasanya dipikirkan oleh orang-orang biasa. Ada dua pandangan dari para jutawan, dan kita akan segera memecahkannya.

Awak media menunjukkan para jutawan sedang asyik duduk-duduk di tepi kolam renang saat mereka tiba di pulau tropis miliknya dengan menggunakan helicopter pribadi. Tetapi ini bukanlah gambaran dari para jutawan secara keseluruhan.

Meskipun ada mega-jutawan yang menikmati jenis gaya hidup termewah, kebanyakan dari para jutawan  menikmati cara hidup yang sederhana. Mereka bahkan mungkin tinggal bersebelahan dengan anda.

Baca juga: cara menjadi jutawan dari binary option

Terdapat lebih dari satu cara untuk menghasilkan uang senilai satu juta Dolar, seperti memulai bisnis anda sendiri atau membeli properti yang disewakan. Berinvestasi di pasar saham adalah jalan lain untuk mendapatkan status seorang jutawan.

Jadi, bagaimana para jutawan menciptakan kekayaannya dengan cepat? Apakah mereka menabung dan berinvestasi di sepanjang hidupnya? Dibawah ini adalajh sejumlah langkah yang paling umum dimana sering mereka lakukan, yaitu:

  1. Meminimalkan pajak

Para jutawan berusaha untuk menjaga penghasilan kena pajak serendah mungkin dengan menggunakan opsi pajak tangguhan tabungan seperti 401(k) dan IRA. Menghindari hutang pajak besar berarti uang tambahan utuk mendanai penambahan investasi. Setelah awalnya memberikan kontribusi dalam 401(k) atau IRA, pajak tabungan berkelanjutan dari tahun ke tahun, sebagai dividen dan modal keuntungan yang terlindung dari pajak didalam akun tersebut.

Berinvestasi dalam akun kena pajak juga dapat membuat pajak lebih efisien. Dengan menjaga aktifitas perdagangan seminim mungkin, dan karenanya tidak akan menimbulkan modal keuntungan yang besar, sebagian besar portofolio saham tidak akan memperoleh penghasilan kena pajak selain dividen. Sebagian besar pendapatan dividen dikenakan tarif pajak penghasilan rendah.

  1. Menjaga agar biaya investasi tetap rendah

Dengan portofolio tujuh angka, para jutawan yang lengah bisa digerogoti hidup-hidup oleh biaya investasi. Perbedaan antara membayar 0,1% pertahun untuk pengeluaran pada biaya reksa dana termurah dan ETF, dibandingkan 1% untuk reksa dana yang dikelola secara aktif dimana hanya 0,90%. Ini sepersekian persen dan tampaknya tidak besar. Tetapi pertimbangkan 0,90% dari US$ 1 juta dan kita berbicara tentang US$ 9.000 dalam biaya tambahan pertahunnya.

Untuk investor yang membayar persentase dari asetnya untuk saran yang didapat dari penasihat keuangannya (kerap dilabeli biaya diatas 1% pada reksa dana), bisa menjadi 2& atau persenan lain yang disedot dari portofolionya setiap tahun. Ini berarti senilai US$ 10.000 atau US$ 20.000 dalam portofolio bernilai US$ 1 juta. Jadi, sebagian besar dari pengelolaan investasinya adalah menjaga biaya dan pengeluaran lainnya seminim mungkin.

  1. Memperhatikan baik-baik semua usaha

Dr. Stanley menggambarkan poin dengan baik didalam buku berjudul “The Millionaire Next Door”. Para jutawan menghabiskan rata-rata 5 atau 6 jam perminggu pada perencanaan keuangan (termasuk mengelola investasi) sedangkan mereka yang memiliki kekayaan bersih lebih rendah cenderung menghabiskan 1 jam perminggu.

Baca juga : Bisnis online yang merupakan cara cepat kaya raya dan cara cepat dapat uang

Memfokuskan diri pada keuangan dan investasi secara harfiah akan menghasilkan keuntungan kelak. Dengan memperhatikan apa yang anda belanjakan, apa yang anda lakukan, dan dimana anda menyimpan aset keuangan tersebut, maka anda dapat membuat keputusan yang lebih optimal dan tempat investasi di kelas aset yang bekinerja lebih tinggi serta menghasilkan pendapatan investasi tetap yang lebih tinggi.

  1. Mengambil resiko yang sudah diperhitungkan

Para jutawan mengambil resiko saat peluang muncul dan menguntungkan mereka. Sebagian besar diantaranya mampu mengambil resiko dan tentunya memiliki kekayaan yang tersedia untuk menempatkannya pada resiko tersebut. Bagi jutawan, kerugian investasi yang buruk (senilai US$ 20.000 atau US$ 30.000) tidak akan mengirimkan mereka ke lembah kemiskinan. Mereka mempertimbangkan kerugian yang akan didapat sehingga mereka terbilang mampu untuk mengambil resiko tersebut.

Para jutawan tidak membatasi investasinya hanya didalam saham dan obligasi. Banyak diantaranya yang menggunakan modalnya untuk memulai bisnis atau berinvestasi dalam penawaran ekuitas swasta yang membutuhkan investasi modal awal yang tinggi.

  1. Membeli aset yang menguat

Kebanyakan finansial dari para jutawan mengatakan bahwa sebenarnya investasi itu terasa sangat membosankan, dan terlihat tidak seperti jutawan stereotip yang ditampilkan iklan didalam majalah. Mereka memiliki mobil yang relatif sederhana dan hidup di rumah yang nilainya sangat terjangkau.

Selain menghemat porsi yang signifikan dari pendapatannya di pajak tangguhan kendaraan tabungan seperti 401(k) dan IRA, mereka juga menghemat 20% atau diatasnya dari pendapatan dalam rekening investasinya. Para jutawan tahu bahwa nilai mobil akan anjlok sekitar 10% pertahun, sedangkan saham cenderung meningkat 10% pertahun.

Meskipun rumah kerap digambarkan sebagai aset yang dapat menguat, mereka tidak membeli rumah yang mahal.

Menambahkan semua biaya termasuk asuransi, pajak dan jasa perawatan serta ditambah membeli sebuah rumah mewah untuk ditempati ternyata menghasilkan investasi yang buruk. Ini tidak berarti real estate selalu menjadi investasi yang buruk. Banyak jutawan yang dicetak dengan membeli real estate, dan menyewakannya untuk menghasilkan pendapatan.

Artikel yang berhubungan dengan teknik investasi:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *